Apa yang direkam dalam buku Perempuan (Tidak) Biasa di Sumba Era 1965-1998?

“Ada dukun beranak, petani, penyandang disabilitas, ibu rumah tangga, penari. Keragaman profesi ini belum dihargai. Ada alasan perempuan memilih profesi, baik dalam pilihan bebas atau pilihan terpaksa. Mereka akhirnya menekuni dengan sungguh-sungguh. Mereka menggunakan ruang-ruang rumah tangga untuk menggerakkan organisasi. Dilihat sepintas, mereka ngobrol, makan sirih pinang, mencari kutu. Di situ ada proses, pola pengorganisiran dibangun dengan cara perempuan.”